Ngawi – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi menggelar tes fisik bagi para peserta seleksi calon Tenaga Alih Daya (TAD) Polisi Teritorial (Polter). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Administratur KPH Ngawi, Muklisin, ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam menyaring personel pengamanan dan perlindungan kawasan hutan di wilayah KPH Ngawi.
Administratur KPH Ngawi, Muklisin, menegaskan bahwa kehadiran jajaran manajemen dalam pendampingan proses seleksi merupakan bentuk komitmen untuk menjamin rekrutmen berjalan tertib, objektif, dan transparan. Tes fisik ini dirancang khusus untuk menguji kesiapan jasmani, ketahanan, kedisiplinan, serta kemampuan peserta dalam menghadapi berbagai tantangan medan di lapangan.
"Tes fisik merupakan salah satu tahapan untuk melihat kesiapan dan kemampuan calon tenaga alih daya Polter. Kami berharap peserta mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi kedisiplinan dan integritas, " ujar Muklisin.
Menurut Muklisin, peran Polter sangat vital mengingat karakteristik medan wilayah KPH Ngawi yang beragam. Selain ketahanan fisik dan mental, calon personel juga dituntut memiliki integritas, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi baik dengan internal Perhutani maupun masyarakat sekitar hutan.
Proses seleksi disambut antusias oleh para peserta, salah satunya Syahrul. Ia mengikuti seluruh rangkaian tes fisik dengan penuh semangat dan optimisme untuk dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan.
Melalui tahapan rekrutmen yang selektif dan profesional ini, Perhutani KPH Ngawi berkomitmen memperkuat sumber daya manusia di bidang pengamanan. Peserta yang lolos kriteria tes fisik selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, tertib, produktif, dan berkelanjutan.@Red.

Octavia Ramadhani