Madura (05/08/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan BKPH Kangean Barat, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Aengkokap, menggelar kegiatan koordinasi dan diskusi bersama jajaran Polsek Kangayan, berlangsung di Desa Timur Jang-jang, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep. Rabu, (05/08/2026).
Administratur Perhutani KPH Madura, melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Kangean Timur, Sarihol, menyampaikan bahwa sinergi antara Perhutani dan aparat kepolisian merupakan elemen penting dalam mendukung pengelolaan hutan yang aman, kondusif dan berkelanjutan, khususnya di wilayah RPH Aengkokap yang memiliki tantangan geografis tersendiri dan secara administratif masuk hukum Polsek Kangayan.
"Koordinasi seperti ini sangat penting kami lakukan untuk memperkuat komunikasi dan membangun dukungan kewilayahan yang solid. Perhutani tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kawasan hutan, sehingga kolaborasi dengan jajaran Polsek menjadi bagian strategis dalam menciptakan keamanan hutan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat, " ujar Sarihol.
"Ia menambahkan, selain membahas aspek keamanan hutan, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Perhutani dan Polsek Kangayan agar koordinasi di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan efektif ketika menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan hutan.
Sementara itu, Kapolsek Kangayan, IPTU, Willy Amrul, S. H., M. H., menyambut baik langkah positif Perhutani dalam membangun komunikasi yang intensif dengan aparat kepolisian. Menurutnya, keamanan kawasan hutan memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas sosial masyarakat di wilayah sekitar hutan.
"Kami mendukung penuh langkah Perhutani dalam menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan. Sinergi antarinstansi harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak dini melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, " ungkapnya.
Melalui kegiatan duduk bareng tersebut, Perhutani KPH Madura menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan.@Red.

Octavia Ramadhani