Ngawi – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi menjadi tuan rumah pelaksanaan Pembinaan Organisasi Pensiunan Perhutani Indonesia (Penshutindo) Rayon Madiun yang digelar di Ruang Tectona KPH Ngawi pada Selasa (15/9/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Penshutindo Ririh Prabowo dan dihadiri oleh Administratur KPH Ngawi Muklisin beserta jajaran, Kepala Seksi Madya bidang Keuangan, SDM, Umum & IT KPH Ngawi, Madiun, serta Saradan. Turut hadir jajaran Ketua dan Pengurus Penshutindo Cabang Karangjati, Ngawi, Caruban, dan Saradan.
Administratur KPH Ngawi, Muklisin, menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan selamat datang kepada para senior rimbawan yang telah mendedikasikan pengabdiannya dalam mengelola kawasan hutan.
"Kami menyampaikan selamat datang kepada para senior rimbawan dari Penshutindo Rayon Madiun di KPH Ngawi. Kami sangat mengapresiasi perjuangan para senior saat masih aktif berdinas dalam menjaga dan mengelola hutan di wilayah KPH Ngawi. Mohon doa restunya agar kami yang saat ini mengemban amanah dapat terus mengelola hutan, menjaga aset perusahaan, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga para senior selalu diberikan umur panjang, keberkahan, dan kesehatan, " ujar Muklisin.
Sementara itu, Ketua Penshutindo, Ririh Prabowo, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari pihak KPH Ngawi sehingga acara dapat berjalan lancar.
"Kegiatan ini merupakan agenda rutin Penshutindo sebagai wadah silaturahmi antar-rimbawan senior. Kami berharap Perhutani selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan amanahnya sebagai pengelola hutan di Pulau Jawa, " tutur Ririh.
Sebagai wujud kepedulian dan penghargaan atas dedikasi para purnatugas, pada kesempatan tersebut Administratur KPH Ngawi menyerahkan bantuan tali asih berupa paket sembako kepada seluruh rimbawan senior yang hadir. Penyerahan bantuan ini terselenggara atas sinergi dan kolaborasi antara Perhutani KPH Ngawi, Serikat Karyawan (SEKAR), Serikat Pekerja Perum Perhutani (SP2P), serta PSHT Komisariat Perhutani Ngawi.@Red.

Octavia Ramadhani