Probolinggo - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Lumajang dan jajaran Kodim 0820/Probolinggo, melaksanakan kegiatan survei lapangan rencana lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) di petak 12, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bantaran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Probolinggo, wilayah administratif Desa Kuripan, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (02/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yodo Apriantono, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Lumajang Achmad Achyani, Wakil Administratur SKPH Probolinggo Kartiman, Kepala Sub Seksi Hukum, Agraria dan Komunikasi Perusahaan Hendra Yuli Purnomo dan Kepala Sub Seksi Perencanaan Sumber Daya Hutan Rebo Ali.
Kehadiran seluruh pihak dalam kegiatan ini, merupakan bentuk sinergi antar instansi untuk mendukung perencanaan pembangunan yang terintegrasi dengan memperhatikan aspek tata ruang, legalitas kawasan serta keberlanjutan fungsi lingkungan.
Wakil Administratur SKPH Probolinggo, Kartiman, menyampaikan bahwa Perhutani pada prinsipnya mendukung program pemerintah, termasuk rencana pembangunan Yonif TP, selama tetap mengacu dan mengedepankan tata kelola kawasan hutan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, melalui proses perencanaan yang matang dan terukur serta memperhatikan aspek keberlanjutan.
“Pada prinsipnya, Perhutani mendukung penuh program strategis pemerintah termasuk rencana pembangunan Yonif TP ini, dengan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Rencana pembangunan Yonif TP ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pemberdayaan potensi lokal agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan berorientasi pada kesejahteraan, sehingga masyarakat ikut merasakan manfaat langsung tanpa mengabaikan fungsi kawasan dan prinsip kelestarian lingkungan”, tuturnya.
Sementara itu, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yodo Apriantono, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani dan semua pihak dalam proses survei tersebut. Ia berharap koordinasi yang baik ini dapat terus terjalin sehingga rencana pembangunan dapat berjalan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan survei ini. Kami berharap koordinasi dan sinergi ini dapat terus berjalan baik sehingga rencana pembangunan Yonif TP dapat berjalan dengan lancar, dan memberikan dampak positif baik untuk kepentingan pertahanan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya membuka peluang ekonomi masyarakat sekitar serta meningkatkan keamanan wilayah dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan”, pungkasnya.
Melalui survei bersama di lapangan menjadi bagian penting untuk menyamakan persepsi dan komitmen bersama, serta memastikan rencana pembangunan dapat dilaksanakan secara tepat dan tetap memperhatikan aturan yang berlaku. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mewujudkan pembangunan Yonif TP, yang tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga tetap mengedepankan kelestarian lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.@Red.

Octavia Ramadhani