Lawu Ds (31/08/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds menggelar patroli terpadu untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan wisata jalur pendakian Cemorosewu, Petak 73B6, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan, Sabtu (29/8/2026).
Patroli dilakukan sebagai langkah preventif menghadapi meningkatnya potensi karhutla selama musim kemarau. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Perhutani, Kepolisian Sektor (Polsek) Plaosan, Komando Rayon Militer (Koramil) 0804-02/Plaosan, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), relawan, pendaki, Masyarakat Peduli Api (MPA), PGL, serta masyarakat sekitar.
Tim patroli menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan kebakaran untuk memantau kondisi vegetasi dan memastikan kesiapsiagaan personel. Selain itu, petugas memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengunjung mengenai pencegahan kebakaran, termasuk larangan menyalakan api sembarangan dan membuang puntung rokok di kawasan hutan.
Administratur KPH Lawu Ds, Mada Yuwono Hadhi, mengatakan patroli terpadu menjadi bagian penting dari upaya Perhutani dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di kawasan Gunung Lawu yang memiliki fungsi ekologis sekaligus menjadi destinasi wisata alam.
“Perhutani terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan karhutla. Kami mengajak masyarakat, pendaki, maupun wisatawan untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dengan tidak menyalakan api sembarangan, tidak membuang puntung rokok, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin, ” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, kepolisian, pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga keamanan kawasan hutan.
“Patroli bersama ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi musim kemarau. Kami berharap kolaborasi lintas instansi terus diperkuat sehingga setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani secara cepat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan, ” tegasnya.
Kepala Departemen Perlindungan Sumber Daya Hutan (SDH) dan Kelola Sosial, Panca Putra M. Sihite, Administratur KPH Lawu Ds Mada Yuwono Hadhi, Wakil Administratur Lereng Lawu Wilis (LLW) Hermawan, serta jajaran BKPH Lawu Selatan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Perhutani KPH Lawu Ds berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dan patroli di kawasan hutan, khususnya pada titik-titik yang memiliki potensi karhutla. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga kawasan jalur pendakian Cemorosewu dan lereng Gunung Lawu tetap aman, lestari, serta mendukung keberlanjutan fungsi ekologis dan wisata alam.@Red.

Octavia Ramadhani