Perhutani Lawu Ds Perkuat Sinergi TNI, Polri, BPBD, LMDH dan Masyarakat Bangun Ilaran di Gunung Lawu Magetan

    Perhutani Lawu Ds Perkuat Sinergi TNI, Polri, BPBD, LMDH dan Masyarakat Bangun Ilaran di Gunung Lawu Magetan

    Lawu Ds (23/07/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds bersama TNI, Polri, BPBD dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) juga Masyarakat menggelar Apel Sinergitas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Petak 98C Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan, Rabu (22/07/2026).

    Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menyamakan langkah dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan menjelang musim kemarau.

    Administratur Perhutani KPH Madiun melalui Kepala BKPH Somoroto, Marjuki Wiyono, mengatakan bahwa pencegahan kebakaran hutan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

    “Apel sinergitas ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dengan sinergi yang baik, upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sehingga kelestarian hutan tetap terjaga, ” ujarnya.

    Marjuki menambahkan, Perhutani terus mengintensifkan patroli, sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan, serta membangun komunikasi aktif dengan aparat keamanan dan LMDH sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran hutan selama musim kemarau.

    Sementara itu, Kapolsek Sampung AKP Agus Suprianto menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung upaya perlindungan kawasan hutan bersama Perhutani dan TNI.

    “Sinergi antara Perhutani, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin, ” tegasnya.

    Melalui Apel Sinergitas Penanggulangan Karhutla ini, Perhutani KPH Madiun berharap koordinasi lintas sektor semakin solid sehingga upaya perlindungan kawasan hutan dapat berjalan lebih efektif. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan, meminimalkan risiko kebakaran, serta memastikan kawasan hutan tetap aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

    Administratur Perhutani KPH Lawu Ds melalui Wakilnya Hermawan, mengatakan bahwa pencegahan kebakaran hutan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

    Hermawan menambahkan manfaat utama dari pembuatan ilaran kebakaran (sekat bakar) adalah untuk melokalisasi, mencegah, dan memperlambat penyebaran api agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak menjalar ke area yang lebih luas. "Jalur pemisah ini sengaja dibersihkan dari berbagai bahan bakaran seperti semak belukar, serasah, dan ranting kering sehingga saat api mencapai jalur tersebut, rantai pasokan bahan bakar terputus dan api tidak bisa melompat ke zona vegetasi berikutnya, ” jelasnya.

    Pembuatan ilaran kebakaran, fungsi dan manfaat Strategis memutus siklus api: menghilangkan akumulasi biomassa kering yang memicu api merembet di atas permukaan tanah. Mempermudah Akses Pemadaman: Menjadi jalur rintisan atau jalan masuk bagi para petugas pemadam kebakaran untuk menuju titik api. Zonasi Area Aman: Memisahkan kawasan hutan rawan kebakaran dengan aset vital, seperti pemukiman warga atau lahan pertanian.

    Metode Pemadaman tidak langsung menjadi basis strategi bagi petugas untuk melakukan teknik pembakaran balik (backfiring) guna menjinakkan api besar. Dengan maksud untuk melindungi Ekosistem: Meminimalkan kerusakan parah pada tumbuhan khas serta mengamankan habitat satwa liar dari kepunahan akibat kebakaran luas.

    Perhutani terus mengintensifkan patroli, "sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan, serta membangun komunikasi aktif dengan aparat keamanan dan LMDH sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran hutan selama musim kemarau, ” tutupnya.

    Sementara itu, Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi Witarno, menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung upaya perlindungan kawasan hutan bersama Perhutani dan TNI.

    “Sinergi antara Perhutani, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin, ” tegasnya.

    “Apel sinergitas ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dengan sinergi yang baik, upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sehingga kelestarian hutan tetap terjaga, ” ujarnya.

    Melalui Apel Sinergitas pembutan mitigasi sekat bakar/ilaran guna Penanggulangan Karhutla, Perhutani KPH Lawu Ds berharap koordinasi lintas sektor semakin solid sehingga upaya perlindungan kawasan hutan dapat berjalan lebih efektif. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga kelestarian hutan, meminimalkan risiko kebakaran, serta memastikan kawasan hutan tetap aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

    Apel diikuti Wakil Adm Hermawan, Komandan Regu Polhut Didik Samsudiharjo, Kepala BKPH Lawu Selatan Mulyadi beserta jajaran, Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno bersama anggota, Danramil Plaosan Kapten Cpl Guntur Susilo beserta personel, Ketua LMDH Lawu Permai Sastro Suji, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perwakilan masyarakat desa hutan. Selain menjadi sarana koordinasi lintas sektor, kegiatan ini juga menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan Karhutla di wilayah kerja Perhutani KPH Lawu Ds.@Red.

    Octavia Ramadhani

    Octavia Ramadhani

    Artikel Sebelumnya

    Kolaborasi Perhutani Probolinggo dan KLIRR...

    Artikel Berikutnya

    Perhutani Lawu Ds Hadiri Apel Pelepasan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Tiga Masjid di Kota Tanjung Pinang
    Perhutani Bojonegoro Serahkan Bantuan TJSL Non PUMK untuk TK Tunas Rimba I Sukorejo dan TK Tunas Rimba III Bubulan
    Persiapan Tanaman Tahun 2026, Perhutani Bojonegoro - BKPH Pradok Perkuat Sinergi dengan Pesanggem dan LMDH Wono Mulyo
    Tabur Benih Serentak se-Divre Jatim, Perhutani Probolinggo Tanamkan Komitmen Kelestarian Hutan
    Perhutani Madura Perkuat Sinergi Kewilayahan melalui Maulid Nabi Bersama Forkopimcam Arjasa

    Ikuti Kami