Bojonegoro — Dalam rangka mendukung percepatan swasembada gula nasional, Perum Perhutani BKPH Kedawak Utara bersama instansi lintas sektor melaksanakan kegiatan ground check calon lahan Perluasan Areal Tanam (PAT) komoditas tebu di Petak 104C, RPH Biren, BKPH Kedawak Utara, Desa Kalangan, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (1/9/2026).
Kegiatan peninjauan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari program strategis nasional Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk memperluas area budidaya tebu nasional.
Peninjauan dihadiri oleh Luluk beserta jajaran dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Bambang Wahyudi perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Margomulyo, pihak Pabrik Gula (PG) Sudono, serta jajaran Kepala RPH (KRPH) Biren dan KRPH Kaligede.
Dari hasil peninjauan dan diskusi lintas pihak di lapangan, disepakati dua poin penting untuk menunjang kelancaran program.
Pembentukan Koorporasi/Perwakilan Petani: Untuk mengefisiensikan dan mempermudah alokasi penyaluran bantuan baik berupa bibit maupun dana operasional ditunjuk 1 orang wakil petani penggarap untuk setiap klaster lahan seluas 5 hektar.
Pengukuran Ulang Lahan: Mengakomodasi aspirasi para penggarap di lapangan, kesepakatan bersama menetapkan akan dilakukan pengukuran ulang batas garapan guna memastikan validitas data luas lahan secara akurat.
Melalui sinergi ini, diharapkan alokasi bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta mampu mendorong produktivitas tebu di wilayah Bojonegoro guna menopang kebutuhan gula nasional.@Red.

Octavia Ramadhani