Ngawi – Sebanyak 830 peserta bersama 166 pendamping dari jenjang SD, MI, SMP, MTsN, MA, hingga SMKN se-Kecamatan Paron berkumpul di Bumi Perkemahan Srigati, Desa Babadan, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan perkemahan yang berlangsung hingga 14 Agustus 2026 ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65.
Acara dibuka secara resmi pada pukul 13.00 WIB oleh Ketua Panitia Kwartir Ranting Paron, Sugito. Bertindak sebagai Pembina Pramuka dalam pimpinan apel pembukaan yakni Camat Paron, Wibowo.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) BKPH Geneng Guntoro beserta jajaran, Kepala Desa Babadan beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas Polsek Paron, Babinsa Koramil Paron, serta tim medis dari Puskesmas Teguhan.
Dalam amanatnya, Camat Paron Wibowo mengimbau seluruh peserta untuk senantiasa mematuhi tata tertib perkemahan dan menjaga kondisi kesehatan selama kegiatan berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya menaati seluruh aturan Perhutani mengingat lokasi kegiatan berada di area petak 9A-3 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kuncen, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Geneng.
Pada kesempatan yang sama, Asper BKPH Geneng Guntoro menyampaikan pesan khusus dari Administratur KPH Ngawi, Muklisin. Pihak Perhutani menyoroti pentingnya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pencegahan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kami mengimbau seluruh peserta dan pembina untuk melakukan mitigasi pencegahan karhutla dengan tidak melakukan aktivitas yang memicu timbulnya api di area hutan. Kelestarian dan keamanan hutan adalah tanggung jawab kita bersama, " tegas Guntoro menyampaikan pesan Administratur KPH Ngawi.
Melalui sinergi antara gerakan Pramuka, instansi pemerintahan, TNI-Polri, dan Perhutani, kegiatan perkemahan ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.@Red.

Octavia Ramadhani